Bisnis Kue Basah

Tips Ampuh untuk Memulai dan Mengembangkan Bisnis Kue Basah

0 Comments

Bisnis kue basah bisa jadi pilihan usaha kecil rumahan bagi Anda yang pakar sebabkan kue.

Model usaha kue basah ini memiliki peluang usaha yang besar besar tanpa kudu memiliki modal yang besar. Ada banyak tipe kue basah yang dapat dijadikan product dan tujuan pasarnya pun beragam.

Jika Anda hobi dan memiliki keahlian untuk sebabkan kue, mengawali usaha kue basah ini dapat jadi pilihan tepat. Namun, jikalau tetap belum sangat yakin diri sebabkan banyak tipe kue dan memiliki keterbatasan tenaga, Anda terhitung dapat menerima product titipan berasal dari orang lain.

Apa saja tips penting yang kudu diperhatikan sementara ingin mengawali usaha kue basah? Berikut sebagian tipsnya:

1. Tentukan Jenis Kue yang Dijual

Tentukan apa saja tipe kue yang dapat Anda jual, terhitung product utama atau unggulannya. Misalnya, jikalau Anda pakar atau memiliki pengalaman sebabkan risol, jadikan itu sebagai product utama.

Untuk tipe kue sisanya dapat jadi pelengkap dan tidak kudu dijual dalam stock yang besar.

Namun, eksperimen kudu dilakukan. Jika memiliki product lain yang baru Anda explore, jangan was-was untuk menjualnya dan melihat tanggapan pasar, jikalau menambah product kue soes kekinian atau kue lainnya.

Alasannya karena, kebanyakan costumer kue basah dapat membeli snack bersama kuantitas yang banyak (snack box atau snack tampah), jadi keragaman tipe kue berperan penting.

2. Tentukan Lokasi yang Efektif dan Efisien

Menjual kue basah tidak kudu mencari toko fisik di tempat lain. Anda dapat menjadikan tempat tinggal sebagai tempat berjualan agar kurangi cost untuk cost sewa.

Saat ini, bersama berjualan di tempat tinggal pun, costumer tetap dimudahkan bersama adanya fasilitas toko online dan marketplace. Jadi, gunakanlah fasilitas tersebut untuk menarik costumer yang lebih luas.

Baca juga:

Tips Sukses Memiliki Bisnis Pulsa dengan Omzet Tinggi

Strategi Marketing Bisnis Properti – Contoh, Peluang

3. Survei Pasar dan Testing Rasa

Lakukan survei kecil-kecilan kepada calon costumer Anda. Misalnya, sajikan kue yang dapat dijual untuk dicicipi teman atau kerabat dan tanyakan pendapat mereka.

Anda terhitung dapat menyajikan product kue baru agar dapat dicicipi pelanggan yang singgah ke toko sebelum saat menjualnya dalam kuantitas yang lebih banyak.

4. Promosi dan Branding

Tentu saja sebuah usaha kudu memiliki merek dan citranya sendiri agar dapat berkembang. Anda kudu melaksanakan promosi dan branding yang baik agar tambah banyak calon pelanggan yang aware dan tertarik membeli.

Saat ini, banyak sekali usaha kecil yang menarik perhatian atau lebih dikenal bersama makna ‘viral’ bersama pertolongan fasilitas sosial. Anda dapat sebabkan trick konten yang tepat untuk memasarkan produk.

Namun, yang paling utama adalah mengiringi branding dan promosi tersebut bersama product dan juga service yang berkualitas.

Related Posts