Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo

Wamen BUMN Buka Suara soal THR Karyawan PT DI Telat Dibayar

0 Comments

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo buka nada soal keterlambatan pembayaran gaji dan THR yang dialami oleh karyawan PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

Ia menjelaskan keterlambatan dipicu ketidakcocokan penerimaan dan pengeluaran kas (cash mismatch) PT DI.

“Ada mismatch (cash mismatch) antara kontrak dan cashflow mereka,” ujar Kartika di Jakarta, Jumat (5/4) layaknya dikutip dari Antara.

Kartika memberikan keterlambatan yang membawa dampak cash mismatch tersebut berlangsung karena masalah proyek yang ditunaikan PT DI agar berdampak terhadap keuangan perusahaan.

Meski terlambat, ia mengatakan PT DI telah melaksanakan pembayaran THR dan gaji karyawan agar permasalahan yang berlangsung di awalnya telah terselesaikan.

Baca juga:

Tips Sukses Memulai Bisnis Minuman Kekinian Biar Tetap Laris

Tips Ampuh untuk Memulai dan Mengembangkan Bisnis Kue Basah

Sebelumnya, beredar informasi karyawan PT DI telat terima gaji dan THR. PT DI memastikan bahwa pembayaran THR Idul Fitri 1445 H untuk karyawan yang di awalnya sempat ramai, telah selesai terhadap Rabu (3/4).

Sekretaris Perusahaan PT DI Gemma Grimaldi menerangkan bahwa sehabis ramai soal THR dan gaji karyawan PT DI bulan Maret 2024, direksi yang dipimpin oleh Direktur Utama PT DI Gita Amperiawan mengadakan pertemuan dengan semua karyawan terhadap Selasa (2/4).

Pembayaran THR tersebut, ucap Gemma, sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 perihal THR bagi pekerja atau buruh di perusahaan yang menunjukkan THR kudu dibayarkan oleh pengusaha paling lambat tujuh hari sebelum akan hari raya keagamaan.

Sementara untuk gaji atau upah bulan Maret 2024 yang belum dibayarkan, Gemma menjelaskan bahwa gaji karyawan akan dibayarkan sebelum akan pekan pertama April 2024 ini berakhir.

Related Posts